demo

April 27th, 2007 by palai-4l3

tadi siang gue demo…lagi….
seperti biasa, kalo ada demo gue jadi orator..ga puas rasanya kalo ikut demo tapi ga orasi.
sering orang lain bilang atau bertanya kenapa gue mau capek-capek, panas2an, hujan2an untuk demo. padahal kata mereka lagi apa yg gue sampaikan di demo belum tentu di dengar. tapi jawaban gue sederhana aja..
gue suka dan atau mau ikut demo karena gue HOBBY…itu aja, persoalan didenger atau nggak itu soal belakangan yg jelas batin gue terpuaskan karena telah mengeluarkan jeritan hati gue sebagai rakyat..lagian bersorak-sorak itu kan seru…karena bisa sekalian refreshing, kita bebas berteriak-teriak tanpa ada yg ngelarang.
tadi siang demo gue tentang penolakan kedatangan Israel ke Indonesia…lagi-lagi ada orang yg ngasih komentar bahwa itu sia-sia aja atau sama aja bo’ong….soalnya demonya di padang sapa juga yg mau denger atau nanggepin..katanya.
tapi menurut gue sama seperti tadi selain gue hobbi, gue juga anggap bahwa itulah perjuangan kita yg terkecil menunjukan rasa simpati kita pada muslim di Palestina yg hingga hari ini masih BERDARAH dan MENANGIS. realitanya memang tidak ada yg bisa kita perbuat…ya nggak.????
sekali lagi permasalahan di denger atau nggak itu soal belakangan.yg penting tulus ikhlas kita dalam berjuang dan berkorban…
satu lagi yg penting terpuaskannya gejolak batin

salam
Ikatan Pencandu demonstrasi Indonesia

gelas kaca

April 17th, 2007 by palai-4l3

dia…dalam gelas kaca
memancing khayalan di relung fikiran
bening tapi terjaga

kalbu berbisik-bisik
menggelitik hati semakin terusik
tapi tangan tak mau mengotori
gelas kaca…

sedikitpun mata tak mau mengelak
walau mulut berkata tidak..

dia..dalam gelas kaca
seperti tak tahu aku ada
tertawa tak mengeluarkan suara

kamu edelweis ku….

April 16th, 2007 by palai-4l3

gila….baru kali ini gue yg bener-bener kepincut ama seorang "hawa"…gue tahu ini salah, tapi gue juga ga bisa pungkiri..perasaan itu datang begitu saja.tak disengaja.. jujur gue heran pertama kali gue ketemu aja, gue dah ngerasa ada yg lain.padahal jangankan kenal, say hello aja belom. walau akhirnya gue kenal bahkan cukup dekat ama die.
ini "hawa" emang ibarat bunga edelweis khususnya buat gue..indah, cantik, mempesona… tapi…..dia sengaja menyembunyikan diri letaknya jauhhhh….banget..di puncak gunung merapi. mau ngeliat aja harus berjuang dulu, ber-capek-capek ria, bahkan kalo mau ngambil harus mempertaruhkan nyawa.
masih ibarat seperti bunga edellweis, dia ga memiliki wangi dan warna yg mencolok seperti kebanyakan bunga lain, hebatnya lagi,bunga edellweis bisa hidup di bebatuan, atau tanah tandus di puncak merapi yg pasti ga bisa ditumbuhin bunga lain.
mengibaratkan "dirinya" dengan edellweias.  edellweis  memiliki nilai tinggi, walau tidak harus dibeli dengan harga yg mahal..tapi hampir semua orang tentunya  ingin memiliki
,soalnya kalo kita telah mampu untuk memiliki atau mengambil edellweis maka kita mempunyai kebanggaan tersendiri. kalo lah tidak sebagai seorang  pemberani, minimal kita telah diakui sebagai orang yang mau berjuang.

makanya tidak mudah untuk mendapatkan si "hawa" ini..gue kayaknya bener2 harus berjuang…..

btw….
terimakasih "edellweis" ku….
keindahanmu, keunikanmu, pesona dan keanggunanmu..
telah menjadi anugerah
telah menjadi inspirasi.
inspirasi untuk berjuang

walau hanya sebentar…
tapi…kau telah mengobati letihnya pendakianku

tetaplah di puncak merapi….
hingga kau izinkan aku untuk memetik

aneh…

April 13th, 2007 by palai-4l3

aneh…akhir-akhir ini gue selalu menemui musibah..walua musibah itu ga menimpa gue secara langsung..tapi musibah itu terus gue lihat akhir2 ini.

pertama,guru ngaji gue d jakarta meninggal…seminggu berikutnya gue denger ada bapak temannya , teman gue meninggal dunia. hanya selang beberpa menit gue juga dikabarin bapak temen gue masuk rumah sakit karena kecelakaan motor..

sehari setelahnya gue lihat di jalan ada yg meninggal. besoknya juga ada yang meninggal. sore besoknya lagi gue denger bapak teman gue yg kecelakaan telah meninggal dan gue langsung k sana untuk melayat..pas d perjalanan pulang kembali gue melihat bendera hitam tanda bahwa d rumah itu ada yg meninggal. pas sholat jum’at siangnya gue juga ngeliat ada mayat yg telah disiapkan untuk di sholat khan..sampai-sampai gue bertanya sendiri."apalgi musim musibah ni?" tapi dari keterangan khotib jum’at die bilang telah ada penelitian di India yg menggambarkan bahwa 22 tanda tanda datangnya "dajjal" menurut hadits nabi telah di temukan di sana. dengan kata lain bahwa kita telah semakin dekat kepada akhir zaman yg nantinya akan mencapai puncaknya yang diberi nama  "kiamat"

wah..ngeri banget……kayaknya kita semua emang harus buru-buru taubat deh..sebelum……..(lu semua pada tahu deh sebelum apa)

rusak siklus

April 12th, 2007 by palai-4l3

akhir-akhir ini siklus gue bener-benr rusak banget…tapi menyenangkan. bayangin aje gue ama yg lain (itris, da cil, da marta, da aenk, pak de) udah dua malem ini bingung mau ngapain ujub-ujub kita malah ngiter2 kota padang semaleman. tapi ada juga pengalaman nyata yg kita dapetin…waktu kita lewat di jembatan deket sma 2 kita ngeliat ada cewek yg lagi terisak-isak..kayaknya seh mau bunuh diri…panggilan kemanusiaan memanggil kita untuk mencoba menolong. tapi dengan berbagai pertimbangan kami ga langsung nolong tapi kami konfirmasi dulu amaa orang lain (takut malah jd suspect )
"orang apa hantu?" kata orang tersebut seakan ga pecaya walau akhirnya mengutus seseorang untuk melihat…lama kami nunggu utusan tersebut tidak muncul, akhirnya kami putuskan untuk melihat kembali ke TKP (pinjem istilah polisi)..sesampai di sana kita coba mendekat dan mnegajukan pertanyaan obat keingintahuan…
"jan sok pahlawan bang..bia se lah mati" kata cewek yg mencoba bunuh diri tersebut. mendengar pernyataan statement kayak gitu gue langsung tancap gas mobil..gendeg juga seh,dah ditolongin malah jutek. tapi da cil bilang "bia se lah, urang sedang panik memang bantuak itu" (da cil yg bijaksana) dan kami berlalu meninggalkan lokasi tersebut, lagian kami berfikir sudah ada orang lain yang mengawasi nya..
besoknya kami melihat-lihat  berita di koran dan tidak menemukan tentang kasus bunuh diri. kayaknya tuh orang ga jadi bunuh diri

tim gosip amerika

April 5th, 2007 by palai-4l3

sepertinya amerika tidak henti-hentinya jadi biang gosip…gue juga heran, kenapa "tuan besar" Amerika seneng banget bikin gosip..mungkin aja dia ga mau kalah ama "nyonya" nya atau emang tuan besar amerika  udah punya sifat wanita (sori bagi cewek jgn tersungging ya)  maksudnya yg suka ngegosip, ngegunjing kan emang punya cewek, terus punya sifat "betina".
karena ketika dia emang ga mampu nglahin musuhnya, dia malah bikin gosip yg macem2 biar orang pada "he eh"-in kata2 dia dan mau jadi temen ngerumpinya. kayak Inggris dan sebagainya, udah gitu miss inggris juga ngajak2 pembokatnya si Australia dan sejenisnya.
tukang rumpi ini sepakat buat nyerang musuh mereka dengan gosip2an,,,sehingga ketika mereka ngelabrak semua orang pade iya aja,apalagi mereka adalah orang2 kaya di kampung dunia..coba siapa yang berani ngelawan mereka???? bisa-bisa kgaka dikasih hutang lagi…tul ga???
nah singkat cerita kemarenan amerika ama tim rumpinya udah ngelabrak afghanistan, terus Irak. belum sampai disana karena ga mau diajak jadi tim rumpi mereka sekarang Iran jadi korban gosip garing,kacangan,jayus dan katro dari tim rumpi dunia ini.sekarangmereka lagi nyiapin rencana buat ngelabrak tuan Iran.
emang dasar tukang rumpi,,beraninya keroyokan,dah gitu emang betina banget deh..ga berani ketemu langsung adep2an. padahal kan sama2 cowok..sedang cewek zaman sekarang aja lebih berani,jago dan "jantan" ketimbang amerika dan tim rumpinya.
mudah2an aja pak RT sadar dan segera menyelesaikan masalah gosip murahan ini…tapi…..ragu juga seh soalnya pak RT dapet "kue enak" terus seh tiap malem.
tapi neh…warga dunia yg laen harus sadar donk,,kesiankan orang yg digosipin. walau kalian ga akan dihutangin ama mereka lagi, se-enggak-enggaknya kalian dah bebas dari "perbudakan" mereka….

hah….gosip…gosipppppp
ga penting…jayus…katro….tablo….
capek dehhhhhhhhh……..

April 3rd, 2007 by palai-4l3

saat mentari mulai memerah di ufuk timur
sekali lagi jantung ku berdegup keras
entah apa lagi yang akan terjadi?

kicauan burung yg tak lagi ceria
seakan menandakan cekamnya suasana
padahal udara masih setia
memberikan udara segar…
walau seharian tercampur bau menyengat…
bau mayat-mayat,
darah…dan nanah..

hatiku seperti mati
mati karena terus disesaki pilu

cerpen palestina

April 2nd, 2007 by palai-4l3

"akhhh……"
kontan setelah mendengar teriakan umar al-quthbi aku langsung membalikan arah…jelas aku lihat umar tersungkur sembari memegang kakinya yang telah berlumuran darah, pasti saja karena luka tembak dari para jahanam Israel. tanpa ragu aku berlari ke arahnya,  bermaksud membawanya segera menyingkir. aku ingat sekali ketika dengan kejamnya tentara Israel menembaki tubuh pamanku yg sudah terkulai lemas tak berdaya..biadab…aku tak ingin hal yang sama terjadi pada umar. sekelebatan peluru tak lagi kuhiraukan, dengan sedikit menambah tenaga yg tersisa aku terus membopong umar yg sama sekali tidak bisa menggerakan kakinya.

menjelang tengah malam, setelah memastikan umar baik-baik saja aku juga segera berangkat ke pembaringan. dalam letih yg amat sangat aku baringkan tubuhku dengan posisi menelentang dengan lipatan tangan menjadi bantal, mata ku belum mau untuk dipejamkan. fikiran ku terus menerawang, selalu sebelum tidur, aku berharap bahwa penderitaan ini segera berakhir, aku terus berdoa bahwa esok pagi menjadi pagi yang cerah, damai, tenang, aman dan nyaman, sehingga aku bisa bermain, tertawa, sekolah, dan melakukan aktivitas normal seperti kebanyakan orang di luar sana. aku dan umar pernah bercita-cita setelah perang ini usai kami akan berniaga, meghasilkan banyak uang  supaya kami bisa berderma,  membahagiakan orang tua dan keluarga lainnya, kelak kami juga berkeluarga, mempunyai seorang istri dan  anak-anak yang lucu. setiap akhir pekan kami akan jalan-jalan bersama , bercanda dan bersenda gurau sembari memanggang ikan yang kami pancing sendiri.
aku dan umar memang sangat dekat, kami bukan lagi hanya sekedar sahabat tetapi juga saudara. dulu ketika orang tua dan seluruh keluargaku syahid….meninggal karena rudal israel. Umar lah yang selalu setia menemani dan memberiku semangat hidup,tidak berputus asa dan berserah diri pada Yang Maha Kuasa. Umar sendiri sudah sejak lama ditinggal mati orangtuanya..mereka jg mati sebagai syuhada setelah Israel membombardir rumah mereka dengan membabi-buta,"teroris" itulah tuduhan kepada mereka. padahal pada kenyataannya merekalah (israel) yg sebenarnya teroris kejam bahkan lebih kejam dari serigala yang sangat kelaparan.
lalu, kami berdua bertekad untuk melawan israel, bukan maksud membalas dendam tapi memberikan perlawanan karena mereka telah menghinakan agama dan umat Islam.

fikiran ku terus melayang,khayalan demi khayalan terus melintas hingga membawa ku terlelap…

"Allahu Akbar…Allahu Akbar…" kumandang adzan, jam weker terindah yang pernah kumiliki, tidak bising apalagi menyebalkan. ditambah dengan udara subuh yang segar seakan mengisi seluruh ruang-ruang ragaku, membuatku bersemangat untuk menjalani hari. setelah mengambil wudhu, aku bersiap untuk segera ke masjid yg jaraknya hanya 100 meter dari rumahku, tapi…tak seperti biasanya, ku lihat umar masih tertidur. pemandangan yg amat jarang kutemui. biasanya ketika aku bangun umar sudah tidak ada karena sudah lebih dulu ke masjid. dalam keheranan tersebut ku coba untuk membangunkan umar yg tampak sangat pulas sekali…ku urungkan niat ku karena aku yakin umar pasti akan bangun sendiri. selain itu aku tahu dia baru saja terkena tembakan prajurit la’natullah, jadi mungkin dia butuh istirahat yg cukup.

entah kenapa perasaan ku menjadi tidak enak, setelah selesai sholat dan membaca al-ma’tsurat aku bergegas pulang,aku juga takut umar kehilangan waktu subuh. benar saja…ketika sampai di rumah aku lihat umar masih saja tertidur
"mar…mar…bangun, sholat subuh dulu" ku gerak2an tubuh umar yang sepertinya nampak lelap sekali. aneh..umar seperti sedang tersenyum tapi matanya begitu rapat menandakan dia memang betul-betul sedang tidur.
kembali kugerak2an tubuhnya,kali ini sedikit lebih keras. umar terus saja diam tak terbangun sedikitpun. perasaan ku menjadi semakin tidak enak,,,"jangan-jangan…." astagfirullah apa yang kufikirkan.aku tidak boleh berfikir yg tidak-tidak,  terus aku mencoba untuk membuat umar  tersadar, tapi sia-sia….
"inna lillahi wa Inna Illahi Rajiun" umar telah tiada. tanpa sadar air mataku deras mengalir…kesedihan, ketakutan, kemarahan berkecamuk dalam hati dan fikiran ku…"betul-betul la’natullah,,,kejam,biadab" tentara-tentara binatang tersebut telah membunuh sahabat, saudaraku. "ya Allah..kuatkanlah hamba..teguhkanlah Iman hamba"…
bayangan umar begitu saja tampil di fikiranku, seyumnya, semangatnya, kesejukan wajahnya, kelembutan hatinya…airmata ku terus mengalir…tak kuasa rasanya menahan kesedihan ini..aku tak tahu haruskah kulampiaskan kemarahan dan ksedihan ini? "tidak" aku tidak seperti merka. perjuangan ku adalah perjuangan mulia, aku tidak ingin mengotorinya dengan balas dendam. itu juga yang terus diingatkan umar  kepadaku.
terus kupeluk tubuh umar yg  semakin lama semakin terasa dingin..tetapi senyumnya memberi kehangatan…sahabat terbaik ku kini telah menjadi mayat, tidak lagi bisa kudengar nasehatnya, tidak lagi bisa kulihat semangat perjuangannya, airmatanya yg spontan mengalir ketika melihat penderitaan bangsanya, kegeremannya atas kabar pemerkosaan yang menimpa gadis negerinya, pembunuhan, serta penyiksaan.
tubuh yg selalu berdiri menghadap Illahi ketika semua orang terbuai lelapnya, tubuh yg dengan gagahnya melontarkan batu-batu kecil melawan tank besi…tubuh yang menunjukan ketapel lebih hebat dari senapan mesin hingga membuat musuh Allah begitu ketakuta. tubuh yang selalu menyempatkan diri untuk menghafal dan melantunkan ayat-ayat Allah…tubuh itu kini telah terbaring kaku….

usai sudah khayalan ku bersama umar, tidak ada niaga, tiadak ada keluarga tidak ada derma…kini Umar sudah tiada. kenapa kami terus seperti ini, kenapa kami harus mengalami kondisi ini…sementara orang lain begitu bahagia dengan kesibukannya, hobi, permainan. orang lain bisa berkumpul dengan keluarganya,bercengkerama…"kenapa ujian ini begitu berat ya Allah…?" setelah umar, tidak ada lagi orang dekatku, teman, sahabat, keluarga…semuanya telah pergi….tak ada lagi yang tersisa…
darah kembali tumpah di negeriku….airmata kembali mengalir di tanahku…..kekejaman kembali mencabik-cabik kehormatan kami, kesedihan kembali mengoyak hati kami…

tidak adakah yang bisa membantu kami, tidak adakah yang perduli dengan perjuangan kami. kami membutuhkan pertolongan bukan hanya sekedar ucapan bela sungkawa…..

selamat jalan Umar…..
selamat jalan prajurit Allah…
selamat jalan pencinta Rasulullah…
selamat jalan syuhada…penghuni surga….

"kematian adalah tunangan yang kita rindukan pinangan nya"

sekilas tentang hidup

April 2nd, 2007 by palai-4l3

bagi gue hidup layaknya sebuah lembaga pendidikan,ada kegiatan belajar mengajar, ujian, hukuman, raport, buku(pedoman), guru, soal dan lain sebagainya….kenapa begitu..begini ceritanya..

setelah mengalami beberpa peristiwa yg menjadi sebuah pengalaman,akhirnya gue tersdar dan mengerti apa seh hidup?

Allah telah menciptakan manusia untuk menemui masalah…maka dari itu manusia diberi tugas  dan  peran  sebagai khalifah di muka bumi.
oleh karenanya untuk menunjang peran dan tugas tersebut Allah telah mempersiapkan infrastruktur dan kelengkapan lainnya buat manusia.
awal cerita Allah menciptakan manusia dengan diberikan akal fikiran (otak), perasaan (hati). namun demikian Allah juga memberikan manusia keterbatasan, nafsu dan emosi..sebagai penyelaras kesempurnaannya tersebut ketimbang mahkluk ciptaan Nya yg lain….

Allah tentu saja tidak menciptakan manusia ala kadarnya…karena manusia diberikan tugas yg berat,maka Allah menyediakan buku pedoman sebagai petunjuk atau bisa juga diartikan sebagai peta penunjuk jalan, buku tersebut adalah Al-Qur’an. tidak hanya itu, Allah juga memberikan manusia guru sebagai panutan yaitu Rasulullah.

setelah kelengkapan dirasa cukup maka ti nggalah manusia menjalankan skenario Allah dengan sebaik-baiknya, maka ditemukanlah cobaan, ujian, musibah, bencana, kebahagiaan yang semuanya terkait dengan raport manusi untuk menunjang kelulusan untuk mencapai gelar sarjana yg akan ditempatkan di Surga…tapi bagi yg tidak lulus yaitu orang yg tidak mengikuti petunjuk, melawan atau menyepelekan perintah guru dan lain sebagainya.maka raportnya akan merah dan tempatnya adalah NERAKA.

maka dari itu hendaklah manusia selalu belajar, bersabar, mengikuti petunujuk guru dan memanfaatkan buku petunujuk sebaik2nya, agar mendapatkan raport yg baik untuk mencapai kelulusan.

aku anak palestina

April 1st, 2007 by palai-4l3

yasin kecil..terlelap
tenang..pulas dalam kesejukan
di sudut  Al-Aqsa

mimpinya tak pernah indah
letih yg membuat dia pulas
bukan kenyamanan

dalam tidur yg masih berharap
pergilah kesedihan…
pergilah kepedihan
musnahkanlah segala kekejaman
hentikanlah peperangan dan pertempuran

tidur yg masih berharap
berikan kesempatan untuk ku bermain
biarkanlah senyum ku mneggambarkan keceriaan
tawa lepas bersama teman-teman seperti anak-anak lain

mainan ku bukanlah senjata pembunuh
bukan juga ketapel yg kupakai untuk melawan tank baja

tempatku bermain bukan diantara reruntuhan atau puing-puing
bukan juga diantara mayat yang bergelimpangan
mayat ibu..bapak..kakak…adik

yasin kecil terjaga dari lelap kejenuhan
perlahan membuka mata
mulai merasakan udara subuh yg dingin

tunai sudah kewajiban nya…
saatnya mulai kembali menapaki hari

hari perjuangan..pengorbanan
hari untuk mendapatkan kembali kesempatan

kesempatan untuk menjadi syuhada